Versi: 1.0 Berlaku sejak: 1 September 2026 Terakhir diperbarui: 1 September 2026
Kebijakan Privasi ini menjelaskan bagaimana MyKautsar mengumpulkan, menggunakan, menyimpan, membagikan, dan melindungi data pribadi Anda.
Kebijakan ini berlaku untuk seluruh kanal layanan MyKautsar:
Kanal |
Pengguna |
|---|---|
Aplikasi mobile MyKautsar (Android & iOS) |
Masyarakat umum, termasuk orang tua/wali siswa |
Portal web Pesantren (https://[subdomain].al-kautsar.testapp.web.id) |
Pengelola & staf Pesantren |
Portal web Platform |
Administrator MyKautsar |
API layanan MyKautsar |
Seluruh kanal di atas |
Dengan mendaftar, masuk, atau menggunakan layanan MyKautsar, Anda menyatakan telah membaca dan memahami Kebijakan Privasi ini.
MyKautsar adalah platform yang digunakan bersama oleh banyak Pesantren. Karena itu tanggung jawab atas data terbagi dua:
a. MyKautsar sebagai Pengendali Data
Yayasan Pondok Pesantren Al-Kautsar, beralamat di Jalan Eyang K. Hasan Maulani, Blok Cantilan Kebon Balong, Desa Cilimus, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat (Kode Pos: 45556)., bertindak sebagai Pengendali Data Pribadi untuk:
Akun pengguna aplikasi mobile (data profil, kredensial, sesi perangkat).
Verifikasi identitas (KYC) pengguna aplikasi.
Saldo dan transaksi keuangan di tingkat platform (dompet pengguna, PPOB, isi ulang saldo).
Notifikasi dan komunikasi dari MyKautsar.
b. Pesantren sebagai Pengendali Data
Setiap Pesantren yang menggunakan MyKautsar bertindak sebagai Pengendali Data Pribadi atas data akademis dan keuangan santri/siswanya (data siswa, orang tua/wali, tagihan, transaksi di lingkungan Pesantren, kantin/outlet, kuota uang saku). Dalam hal ini MyKautsar bertindak sebagai Prosesor Data yang memproses data tersebut atas instruksi Pesantren.
Jika Anda ingin mengakses, mengoreksi, atau menghapus data siswa, permintaan tersebut ditujukan kepada Pesantren yang bersangkutan. MyKautsar akan membantu Pesantren memenuhinya secara teknis.
Dikumpulkan saat Anda mendaftar dan menggunakan akun:
Nama lengkap
Alamat email (dan status verifikasi email)
Kata sandi — disimpan dalam bentuk hash, tidak pernah disimpan sebagai teks biasa
Foto profil (opsional)
PIN transaksi — disimpan dalam bentuk hash
Status keaktifan akun dan riwayat perubahan kata sandi
Wajib bagi pengguna yang ingin melakukan transaksi keuangan:
Nomor Induk Kependudukan (NIK)
Nama sesuai dokumen identitas
Foto KTP
Foto swafoto (selfie)
Status verifikasi, waktu verifikasi, dan alasan penolakan (bila ditolak)
Data KYC ditinjau secara manual oleh administrator platform MyKautsar.
Data ini dimasukkan oleh Pesantren (dan sebagian oleh orang tua/wali saat penautan akun):
Identitas siswa: nama, tempat & tanggal lahir, jenis kelamin, pas foto
Nomor identitas: NIK, nomor Kartu Keluarga, NISN, NPSN, nomor & tahun Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Dokumen: pindaian Kartu Keluarga, pindaian KIP, pindaian KTP ayah, pindaian KTP ibu
Data orang tua/wali: nama ayah & ibu, status (hidup/wafat/tidak diketahui), nomor telepon ayah & ibu
Alamat: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, RT/RW, dusun, kode pos
Status kesiswaan: status aktif/keluar/lulus dan alasan perubahannya
Penempatan: tahun ajaran, jenjang, tingkat, dan kelas
Penautan akun ke siswa: saat Anda menautkan akun sebagai orang tua/wali, kami menyimpan NIK yang Anda ajukan, hubungan kekerabatan, status pengajuan, serta identitas petugas Pesantren yang memverifikasi.
Saldo dompet pengguna dan saldo siswa, beserta seluruh mutasinya (buku besar)
Tagihan siswa dan riwayat pembayarannya
Pesanan pembayaran: nomor pesanan, jenis, nominal, biaya admin, status, metode pembayaran
Bukti transfer manual yang Anda unggah
Pembelian PPOB: nomor pelanggan (mis. nomor HP, ID pelanggan listrik), nama pelanggan hasil inquiry, SKU produk, dan serial number/token hasil transaksi
Donasi: nominal, kampanye tujuan, dan preferensi anonim
Pembelian di kantin/outlet Pesantren serta kuota/limit uang saku
Data pengembalian dana (refund) bila ada
Kami tidak pernah menyimpan nomor kartu kredit/debit, CVV, PIN ATM, maupun kredensial e-wallet Anda. Seluruh data tersebut ditangani langsung oleh penyedia payment gateway (lihat Bagian 6).
Setiap kali Anda masuk, kami mencatat:
Alamat IP
Nama/model perangkat, platform (Android/iOS/web), versi sistem operasi, versi aplikasi
Perkiraan lokasi berbasis sesi (untuk daftar "Perangkat & Sesi" agar Anda bisa mengenali akses asing)
Token notifikasi push (FCM)
Waktu masuk, waktu penggunaan terakhir, dan waktu pencabutan sesi
Tujuannya adalah keamanan akun: menampilkan daftar perangkat aktif dan memungkinkan Anda mencabut sesi yang mencurigakan.
Lokasi digunakan hanya untuk fitur Muslim Pocket:
Fitur |
Penggunaan lokasi |
|---|---|
Jadwal waktu shalat |
Koordinat dikirim ke server untuk dihitung. Koordinat tidak disimpan dan tidak diteruskan ke pihak mana pun — perhitungan dilakukan seluruhnya di server kami. Anda juga dapat memilih kabupaten/kota secara manual tanpa memberi izin lokasi. |
Arah kiblat |
Diproses sepenuhnya di perangkat Anda; tidak dikirim ke server. |
Cari masjid terdekat |
Membuka aplikasi Google Maps di perangkat Anda. Setelah keluar dari aplikasi, penggunaan data mengikuti Kebijakan Privasi Google. |
Izin lokasi bersifat opsional. Menolaknya hanya menonaktifkan fitur di atas, bukan seluruh aplikasi.
Log audit: perubahan pada data penting (siswa, transaksi keuangan, pengaturan) dicatat beserta siapa yang mengubah, kapan, dan cuplikan datanya. Log ini diperlukan untuk integritas pencatatan keuangan dan tidak dapat dihapus pengguna.
Log teknis: log server (kode respons, jalur endpoint, galat) untuk pemeliharaan sistem.
Riwayat notifikasi: judul, isi, dan konteks notifikasi yang dikirim ke Anda.
Berkas unggahan: nama berkas asli, tipe, ukuran, checksum, serta identitas pengunggah.
Kami tidak memasang SDK analitik pihak ketiga (Google Analytics, Facebook SDK, dan sejenisnya) di aplikasi mobile.
Kami tidak membaca daftar kontak, SMS, riwayat panggilan, atau berkas di perangkat Anda di luar berkas yang Anda pilih sendiri untuk diunggah.
Kami tidak melacak lokasi Anda di latar belakang.
Kami tidak menjual data pribadi Anda kepada siapa pun.
Izin |
Alasan |
Wajib? |
|---|---|---|
Internet |
Terhubung ke server MyKautsar |
Ya |
Kamera |
Memotret KTP dan swafoto untuk verifikasi identitas, serta bukti transfer dan foto profil |
Opsional — hanya saat fitur digunakan |
Galeri/Foto |
Memilih berkas dokumen atau bukti transfer dari galeri |
Opsional |
Lokasi (perkiraan & presisi) |
Jadwal shalat, arah kiblat, cari masjid |
Opsional |
Notifikasi |
Pemberitahuan tagihan, status transaksi, dan pengingat adzan |
Opsional |
Alarm terjadwal & jalan saat boot |
Menjadwalkan ulang pengingat adzan setelah perangkat dinyalakan ulang |
Opsional |
Biometrik (sidik jari/Face ID) |
Alternatif PIN saat konfirmasi transaksi. Data biometrik tidak pernah keluar dari perangkat dan tidak dapat diakses MyKautsar |
Opsional |
Getar & wake lock |
Menampilkan notifikasi adzan |
Opsional |
Untuk verifikasi identitas (KYC), foto wajib diambil melalui kamera dalam aplikasi, bukan dipilih dari galeri, demi mencegah pemalsuan identitas.
Sesuai Pasal 20 UU PDP, kami memproses data pribadi Anda atas dasar berikut:
Tujuan |
Dasar hukum |
|---|---|
Membuat dan mengelola akun Anda |
Pelaksanaan perjanjian layanan |
Memproses pembayaran, isi ulang saldo, PPOB, dan donasi |
Pelaksanaan perjanjian layanan |
Verifikasi identitas (KYC) sebelum transaksi keuangan |
Kewajiban hukum & pencegahan penyalahgunaan layanan keuangan |
Menautkan akun Anda dengan data siswa |
Persetujuan Anda + pelaksanaan perjanjian |
Mengelola data akademis & keuangan siswa |
Kepentingan sah Pesantren dalam menyelenggarakan pendidikan |
Mengirim notifikasi transaksi dan tagihan |
Pelaksanaan perjanjian layanan |
Mengirim pengingat adzan & jadwal shalat |
Persetujuan Anda |
Mencatat log audit keuangan |
Kewajiban hukum & kepentingan sah |
Mencatat sesi & alamat IP |
Kepentingan sah atas keamanan sistem |
Memenuhi permintaan otoritas berwenang |
Kewajiban hukum |
Anda berhak menarik persetujuan yang Anda berikan kapan saja (lihat Bagian 9). Penarikan persetujuan tidak memengaruhi keabsahan pemrosesan yang telah dilakukan sebelumnya, dan sebagian layanan mungkin tidak dapat digunakan setelahnya.
Kami hanya membagikan data seperlunya kepada pihak berikut:
Pihak |
Data yang dibagikan |
Tujuan |
|---|---|---|
Midtrans (PT Midtrans, Indonesia) |
Nomor pesanan, nominal, dan data yang diperlukan untuk kanal pembayaran yang Anda pilih |
Memproses pembayaran |
DigiFlazz (Indonesia) |
Nomor pelanggan (nomor HP/ID pelanggan) dan SKU produk |
Memproses transaksi PPOB (pulsa, paket data, listrik, dan tagihan lainnya) |
Google — Firebase Cloud Messaging |
Token notifikasi perangkat dan isi notifikasi |
Mengirim notifikasi push |
Google — YouTube Data API |
Tidak ada data pribadi; hanya ID video yang diambil dari server kami |
Mengambil metadata video konten |
Penyedia email (SMTP) [NAMA PENYEDIA] |
Alamat email dan isi pesan |
Mengirim email verifikasi, OTP, reset kata sandi, dan notifikasi |
Penyedia infrastruktur/hosting [NAMA PENYEDIA & LOKASI SERVER] |
Seluruh data yang tersimpan |
Menjalankan dan menyimpan sistem |
Pesantren tempat siswa Anda terdaftar |
Identitas Anda, hubungan kekerabatan, dan transaksi Anda yang berkaitan dengan siswa |
Verifikasi penautan & pengelolaan keuangan siswa |
Otoritas berwenang |
Sesuai cakupan permintaan yang sah |
Pemenuhan kewajiban hukum |
Konten berita di aplikasi diambil server kami dari situs berita Pesantren/platform, lalu diteruskan ke aplikasi. Alamat IP perangkat Anda tidak terekspos ke situs tersebut. Video konten diputar melalui pemutar YouTube; saat video diputar, Google dapat memproses data sesuai kebijakan privasinya.
Kami tidak menjual, menyewakan, atau memperdagangkan data pribadi Anda kepada pihak ketiga untuk tujuan pemasaran.
Data disimpan pada server di [LOKASI SERVER — mis. Indonesia].
Basis data menggunakan PostgreSQL; berkas unggahan disimpan pada penyimpanan berkas terkelola.
Sebagian pihak ketiga (mis. Firebase) dapat memproses data di luar wilayah Indonesia. Untuk transfer semacam itu, kami memastikan penerima menerapkan tingkat pelindungan yang setara sebagaimana disyaratkan Pasal 56 UU PDP.
Jenis data |
Lama penyimpanan |
|---|---|
Data akun |
Selama akun aktif, ditambah [X] bulan setelah penutupan |
Data KYC (KTP & swafoto) |
Selama akun aktif, ditambah 5 tahun setelah penutupan (kepatuhan transaksi keuangan) |
Catatan transaksi keuangan & log audit |
10 tahun, sesuai UU No. 8 Tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan. Data ini tidak dapat dihapus lebih awal, termasuk atas permintaan penghapusan |
Data siswa |
Ditentukan oleh Pesantren sesuai kebijakan retensi arsip pendidikannya |
Sesi & token perangkat |
Dihapus saat sesi dicabut atau kedaluwarsa |
Kode OTP & tautan reset kata sandi |
Hangus setelah digunakan atau kedaluwarsa (hitungan menit) |
Berkas unggahan sementara yang tidak jadi dipakai |
Dibersihkan otomatis oleh sistem |
Log teknis server |
[X] hari |
Setelah masa retensi berakhir, data dihapus atau dianonimkan.
Berdasarkan Pasal 5–15 UU PDP, Anda berhak:
Mendapatkan informasi tentang identitas kami, dasar hukum, dan tujuan pemrosesan.
Mengakses dan memperoleh salinan data pribadi Anda.
Memperbaiki data yang tidak akurat. Sebagian data (nama, email, foto profil, PIN, kata sandi) dapat Anda ubah sendiri melalui menu Akun di aplikasi.
Mengakhiri pemrosesan, menghapus, dan/atau memusnahkan data pribadi Anda, sepanjang tidak bertentangan dengan kewajiban retensi pada Bagian 8.
Menarik persetujuan yang telah diberikan.
Menolak pengambilan keputusan otomatis yang menimbulkan akibat hukum bagi Anda.
Menunda atau membatasi pemrosesan data pribadi Anda.
Menggugat dan menerima ganti rugi atas pelanggaran pelindungan data pribadi Anda.
Kirim permintaan ke [EMAIL PRIVASI — mis. privasi@mykautsar.id] dari alamat email yang terdaftar pada akun Anda. Kami akan memverifikasi identitas Anda dan menanggapi paling lambat 3×24 jam sejak permintaan diterima, sesuai Pasal 21 UU PDP.
Permintaan penghapusan akun diajukan melalui email di atas. Setelah diverifikasi:
Profil, foto, dokumen KYC, dan token perangkat Anda dihapus atau dianonimkan.
Catatan transaksi keuangan dan log audit tetap disimpan selama masa retensi wajib, namun dilepaskan keterkaitannya dengan identitas pribadi Anda sejauh dimungkinkan secara teknis.
Saldo dompet yang tersisa akan dicairkan terlebih dahulu sesuai prosedur pencairan yang berlaku.
Untuk data siswa, permintaan penghapusan ditujukan kepada Pesantren terkait.
Langkah pengamanan yang kami terapkan:
Kata sandi dan PIN transaksi disimpan dalam bentuk hash, bukan teks biasa.
Autentikasi menggunakan token JWT bertanda tangan dengan masa berlaku terbatas dan verifikasi checksum; sesi dapat dicabut sewaktu-waktu.
Token pada aplikasi mobile disimpan di penyimpanan aman sistem operasi (Keychain/Keystore); pada web disimpan dalam bentuk terenkripsi.
Pemisahan data antar-Pesantren diberlakukan di tingkat basis data, sehingga satu Pesantren tidak dapat mengakses data Pesantren lain.
Kontrol akses berbasis peran dan izin untuk setiap fungsi pengelolaan.
Pembatasan laju permintaan (rate limiting) pada endpoint autentikasi dan endpoint publik.
Konfirmasi PIN atau biometrik wajib untuk setiap transaksi keuangan.
Verifikasi keaslian callback dari payment gateway dan penyedia PPOB.
Pencatatan log audit atas perubahan data penting.
Komunikasi antara aplikasi dan server melalui HTTPS.
Tidak ada sistem yang sepenuhnya kebal. Bila terjadi kegagalan pelindungan data pribadi, kami akan memberitahukan Anda dan Lembaga Pelindungan Data Pribadi paling lambat 3×24 jam sejak diketahui, sesuai Pasal 46 UU PDP.
Sebagian besar siswa yang datanya diproses melalui MyKautsar adalah anak di bawah 18 tahun.
Data siswa dimasukkan oleh Pesantren berdasarkan dokumen pendaftaran yang diserahkan orang tua/wali, sesuai Pasal 25 UU PDP yang mensyaratkan persetujuan orang tua/wali.
Akun aplikasi mobile MyKautsar ditujukan untuk pengguna dewasa (orang tua/wali dan masyarakat umum). Verifikasi identitas menggunakan KTP membatasi akses ke fitur keuangan bagi pengguna dewasa.
Akses orang tua/wali ke data siswa hanya diberikan setelah penautan diverifikasi secara manual oleh petugas Pesantren dengan mencocokkan NIK yang diajukan.
Kuota dan limit uang saku siswa dikendalikan orang tua/wali dan Pesantren.
Jika Anda meyakini ada anak yang membuat akun tanpa persetujuan orang tua/wali, hubungi kami dan akun tersebut akan kami tinjau.
Portal web: kami menggunakan penyimpanan lokal peramban (localStorage) untuk menyimpan token sesi secara terenkripsi dan preferensi tampilan (bahasa, tema). Kami tidak menggunakan cookie pelacak, cookie iklan, maupun cookie analitik pihak ketiga.
Aplikasi mobile: token sesi disimpan di penyimpanan aman perangkat; preferensi (lokasi shalat pilihan, pengaturan pengingat, siswa aktif) disimpan lokal di perangkat Anda.
Menghapus data aplikasi atau data peramban akan mengeluarkan Anda dari sesi.
Kebijakan ini dapat diperbarui sewaktu-waktu. Setiap perubahan material akan kami beritahukan melalui notifikasi dalam aplikasi dan/atau email ke alamat terdaftar, paling lambat [X] hari sebelum berlaku. Versi terbaru selalu tersedia di [URL KEBIJAKAN PRIVASI].
|
|
|---|---|
Penyelenggara |
[NAMA BADAN HUKUM PENYELENGGARA] |
Alamat |
[ALAMAT LENGKAP] |
Email privasi |
[privasi@…] |
Email dukungan |
[support@…] |
Telepon/WhatsApp |
[NOMOR] |
Pejabat Pelindungan Data Pribadi |
[NAMA / JABATAN] |
Jika Anda tidak puas dengan tanggapan kami, Anda berhak menyampaikan pengaduan kepada Lembaga Pelindungan Data Pribadi Republik Indonesia.